Hari sudah sore. Tampak perpaduan warna kelabu dan jingga
terang dilangit. Matahari memang masih bersinar, namun sinarnya tidak panas
lagi. Aku masih duduk diberanda rumahku. Menunggu matahari terbenam yang tampak
inadah jika dilihat dari tempat yang ku duduki sekarang ini. Sambil
bermain-main dengan kucingku aku menunggu. Teringat saat aku masih berumur 5
tahun. Aku masih duduk dibangku taman kanak-kanak. Waktu itu aku sedang bertamasya ke Taman Mini Indonesia Indah
tepatnya di Taman Bunga. Sekalian merayakan hari kemerdekaan. Aku mengikuti
banyak perlombaan diantaranya lomba menyanyi dan menari. Saat itu aku mendapat
Juara Harapan 2 mewakili TK-ku yaitu TK MITREKA. Teringat lagi saat aku menggunakan Baju Adat
Padang saat hari Kartini. Satu persatu aku dan teman-temanku naik ke atas
panggung untuk memeragakan busana yang kita kenakan seperti seorang model.Waktu TK aku terkenal anak yang pendiam dan pemalu. Aku
jarang ngomong karena waktu itu aku memang masih anak baru. Setiap langkahku selalu
ada mama disisiku. Hingga akhirnya pendaftaran masuk Sekolah Dasar pun tiba.
Mamaku memilih aku untuk masuk sekolah yang sama dengan kedua kakakku yaitu SDN
JATIMAKMUR V. Enam tahun aku menuntut ilmu disana. Banyak sekali teman-teman
baru yang kutemui disana.Tidak lupa kenangan-kenangan manis pun terukir di Buku Harianku.
Prestasi-prestasi pun aku raih dengan hasil jerih payahku. Diantaranya aku
terus berhasil mencatat namaku dideretan peringkat 10 besar dari kelas 1-6.
Mendapat Juara Harapan 1 Lomba menggambar dan mewarnai dari kelas 1 sampai
kelas 4. Dan masih banyak lagi semuanya
tertera dalam piagam dan piala-pialaku yang kupajang dibalik kaca.Kenangan yang paling manis terukir di
kelas 6. Waktu itu kita sedang melaksanakan ClassMeeting
lomba yang aku ikuti adalah Kuis Ranking 1. Padahal, waktu itu tinggal
menyisakan tiga orang. Tapi saying aku tersisih. Saat pengumuman UJIAN NASIONAL
pun tiba. Alhamdulillah hasilnya pun memuaskan hingga aku bisa diterima di SMPN
157 JAKARTA bersama keempat temanku, yaitu Imel, Lintang, Icha, dan Maya. Saat hari perpisahan, hari yang paling berat karena harus
meninggalkan guru-guru dan teman-teman yang kita sayangi. Lagu-lagu perpisahan
pun dinyanyikan. Wisuda pun dimulai. Dan Pelepasan murid kelas enam pun tiba.
Derai air mata pun ikut serta dalam acara ini. Satu per satu kami pun pamit
kepada bapak dan ibu guru yang telah membimbing kami. Tanggal 16 Juli 2012, ku langkahkan kakiku disekolah baruku bersama
teman-teman baruku. Tepatnya dikelas 7.E aku menuntut ilmu. Ya, untung aja ada
teman-teman SD-ku juga dikelas 7.E. Jadinya, ada yang udah kenal deh. Lembaran baru pun terus terbuka. Sekarang akan kuisi buku
harianku dengan pengalaman baruku di SMP. Aku pun bertekad akan lebih berusaha
lagi untuk mengukir kenangan manis lainnya. Akhirnya Matahari terbenam pun tiba
langit pun mulai gelap. Aku pun sudah disuruh untuk masuk kedalam rumah.
Mengingat masa lalu rasanya bikin ku ngantuk. Setelah selesai Shalat Maghrib,
Aku pun langsung membaringkan tubuhku ditempat tidur.
Selasa, 19 November 2013
Jumat, 25 Januari 2013
You're Always In My Heart
Haii,,, Namaku Salsabilla Syafiqa Rabbani.Biasa dipanggil Salsa .Sekarang aku duduk dikelas 6 SD. Aku tinggal disebuah Rumah kawasan elite. Orang tuaku seorang pengusaha tambang batu bara. Walaupun aku kaya aku tidak memandang orang itu kaya atau miskin. Aku punya seorang teman yang sangat baik. Ibunya adalah seorang Pembantu dirumahku. Namanya Putri Angelita Sandra atau biasa dipanggil Sandra.Aku sudah akrab sama dia waktu aku umur 4 tahun. waktu itu kami bertemu di stasiun yang ada di Bandung. Sebelum ibunya menjadi pembantu dirumahku ibunya adalah seorang penjual kue keliling di stasiun. Memang Sandra sudah tidak mempunyai ayah. Sejak ia lahir ayah dan ibunya sudah becerai karena urusan ekonomi. Mamaku adalah temen dekat SMA mama sandra jadinya mamaku menyuruh mama sandra untuk tinggal bersama kami sebagai balasannya mama sandra menjadi pembantu dirumah kami. Saat itulah aku dan Sandra bisa kenal dekat. Entah mengapa sekarang aku sedang kesal dengan dia karena dia tak sengaja memecahkan kotak musikku yang dibelikan ayahku waktu di London. Sampai sangat kesalnya aku selalu menyuruh-nyuruh dia, mencaci dia, sampai mempermalukannya waktu di sekolah. Sekarang aku sangat menyesal dia sekarang sudah pergi ke Singapura karena mendapatkan beasiswa. memang dia anak yang pintar di sekolah. kami berdua selalu sekelas. kalau ada PR yang tidak ku mengerti aku selalu bertanya kepadanya. Dia itu lucu, baik, cantik, imut, humoris, dan pintar. aku memang sangat iri sama dia. kadang mamaku selalu lebih memperhatikan dia daripada aku. Tapi tak ada yang bisa menggantikannya menjadi My Best Friend. Kenangan-kenangan manis selalu saja terjadi. Salah satu nya waktu aku sedang berulang tahun. waktu itu dia mengerjaiku habis-habisan sampai aku kuwalahan. Apalagi waktu dia sengaja bajak twitter aku dengan sengaja pakai tulisan-tulisan 4L4Y. Waktu kita pergi ke puncak. Jalan-jalan ke Mall. Main ke Ancol dna masih banyak lagi. Huh!! pokoknya buat aku dia bukan hanya sekedar Best Friend tapi sudah seperti saudara sendiri. Sungguh entah mengapa aku memaksa mamaku untuk pergi ke Singapura. Untuk bertemu dengannya. Menurutku aku ini anak yang manja aku lebih milih Kotak musik yang harganya cuma 5 dollar dibandingkan sandra yang tak ternilai harganya. Sesampainya di bandara di Singapura aku langsung buru-buru ke hotel tempat sandra tinggal dan mencari kamarnya. Ku ketuk pintu kamarnya dan Sandra pun muncul langsung ku peluk dia sambil meminta maaf. Sandra You're Always In My Heart
Kenangan Manis Tak Terlupakan
Haii,,, Namaku Salsabilla Syafiqa Rabbani.Biasa dipanggil Salsa .Sekarang aku duduk dikelas 6 SD. Aku tinggal disebuah Rumah kawasan elite. Orang tuaku seorang pengusaha tambang batu bara. Walaupun aku kaya aku tidak memandang orang itu kaya atau miskin. Aku punya seorang teman yang sangat baik. Ibunya adalah seorang Pembantu dirumahku. Namanya Putri Angelita Sandra atau biasa dipanggil Sandra.Aku sudah akrab sama dia waktu aku umur 4 tahun. waktu itu kami bertemu di stasiun yang ada di Bandung. Sebelum ibunya menjadi pembantu dirumahku ibunya adalah seorang penjual kue keliling di stasiun. Memang Sandra sudah tidak mempunyai ayah. Sejak ia lahir ayah dan ibunya sudah becerai karena urusan ekonomi. Mamaku adalah temen dekat SMA mama sandra jadinya mamaku menyuruh mama sandra untuk tinggal bersama kami sebagai balasannya mama sandra menjadi pembantu dirumah kami. Saat itulah aku dan Sandra bisa kenal dekat. Entah mengapa sekarang aku sedang kesal dengan dia karena dia tak sengaja memecahkan
Langganan:
Postingan (Atom)